News Update :
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kuterima Apa Adanya Dirimu

Seutas harapan 
ingin kujalin di hatimu

Apakah getaran cintaku 
mampu geletarkan hatimu
ataukah hampa kau rasa
utarakanlah padaku

Kuingin memilikimu
untuk temani hidupku
semua rasaku padamu
telah rasuki urat nadiku

Endapan rasa telah kuungkap
untuk lekatkan di hatimu
namun tak jua kau jawab
gusarkan penantianku

Semilir anginpun menerpa
mengusik derai air matamu
seusai tuturkan rasamu
kau takut kukecewa nanti

Kusapu keraguanmu
untuk beningkan kesungguhanku
di ruang hatiku nan terbuka
untuk terimamu apa adanya.
komentar | | Read More...

Diam

Saat mata menerawang jauh,
hanya ada sosokmu terbias...
Sepertinya ku merindu sapaanmu,
canda dan perhatianmu,

sebagai sahabatku,
seperti halnya mereka,
namun kau seakan membisu...

Bulir-bulir bening di mataku,
bukannya jatuh karena terpeleset di pipiku...
Namun mereka merasa empati dengan perasaanku,
merelakan dirinya jatuh untuk menemaniku...

Sedangkan kau?
Tetap diam dan menyimpan kata-katamu...

Aku menahan rasa pedih karena diam'mu itu...

Aku setia menyapa,
hanya menerima bunyi angin yang berlalu...
Aku tetap setia menyapa,
namun diam itu juga setia padamu...

Aku melihat diriku,
masihkah punya arti dalam hidupmu?
Diam mu begitu angkuh padaku,
mengejekku,
dan seolah berkata: Jangan Dekati Aku Lagi! Kau Memuakkan, Selalu Saja Menggangguku!

Negatif'kah pikiranku ini?
Diam'mu itu yang membuatku begitu...
Aku hanya merasa 'ora direken'...

Ya sudahlah!
Terserah apa tuduhanmu...
Aku tak ingin tau lagi segala tentangmu..
Aku akan pergi dari hidupmu,
sampai kau tak menemukan ku lagi...
komentar ( 1 ) | | Read More...
 
Design Template by panjz-online | Support by creating website | Powered by Blogger | Distributed by Way2 Blogger Templates